Lihatphone. Tak hanya jari, telinga juga merupakan bagian tubuh yang sering bersentuhan dengan ponsel ketika dipakai menelepon. Lalu, kenapa tidak memakai bagian tubuh yang satu itu sebagai sistem identifikasi macam fingerprint scanner?
Sistem Inilah yang sedang dikembangkan oleh Yahoo. Menurut laporan BBC yang dirangkumKompas Tekno, Kamis (30/4/2015), perusahaan tersebut saat ini tengah mencari cara untuk menggunakan telinga sebagai sistem pengaman dan pembuka kunci ponsel.
Caranya adalah dengan memakai layar sentuh ponsel modern sebagai alat pemindai untuk menganalisis bentuk telinga, seperti yang biasa dilakukan sensor sidik jari.
“Permukaannya (layar sentuh) lebar sehingga bisa digunakan untuk memindai bagian tubuh seperti telinga, jari, genggaman tangan, dan telapak tangan dengan cara ditekan ke layar,” kata tim peneliti Yahoo Labs.
Tingkat akurasi metode yang bernama “Bodyprint” ini diberitakan hingga mencapai 99,8 persen. Selain telinga, pola genggaman tangan pengguna saat memegang ponsel pun bisa digunakan sebagai pengaman.
Yahoo saat ini sedang melakukan pengujian Bodyprint dengan beberapa orang sukarelawan.
Sebenarnya selama ini sudah banyak beredar metode sekuriti berbasis sidik jari, Namun, pengaman fingerprint membutuhkan sensor resolusi tinggi sehingga aplikasinya terbatas pada ponsel kelas tertentu saja.
“Lantaran harganya yang mahal, pemindai sidik jari terbatas hanya ditemukan pada ponsel kelas atas. Sensornya membutuhkan resolusi dan kualitas yang tinggi,” tulis tim peneliti Yahoo.
Dalam beberapa kasus, pemindai sidik jari juga tak sepenuhnya aman karena rentan diretas seperti yang belakangan dilaporkan terjadi pada smartphone Samsung Galaxy S5.
Sistem Inilah yang sedang dikembangkan oleh Yahoo. Menurut laporan BBC yang dirangkumKompas Tekno, Kamis (30/4/2015), perusahaan tersebut saat ini tengah mencari cara untuk menggunakan telinga sebagai sistem pengaman dan pembuka kunci ponsel.
Caranya adalah dengan memakai layar sentuh ponsel modern sebagai alat pemindai untuk menganalisis bentuk telinga, seperti yang biasa dilakukan sensor sidik jari.
“Permukaannya (layar sentuh) lebar sehingga bisa digunakan untuk memindai bagian tubuh seperti telinga, jari, genggaman tangan, dan telapak tangan dengan cara ditekan ke layar,” kata tim peneliti Yahoo Labs.
Tingkat akurasi metode yang bernama “Bodyprint” ini diberitakan hingga mencapai 99,8 persen. Selain telinga, pola genggaman tangan pengguna saat memegang ponsel pun bisa digunakan sebagai pengaman.
Yahoo saat ini sedang melakukan pengujian Bodyprint dengan beberapa orang sukarelawan.
Sebenarnya selama ini sudah banyak beredar metode sekuriti berbasis sidik jari, Namun, pengaman fingerprint membutuhkan sensor resolusi tinggi sehingga aplikasinya terbatas pada ponsel kelas tertentu saja.
“Lantaran harganya yang mahal, pemindai sidik jari terbatas hanya ditemukan pada ponsel kelas atas. Sensornya membutuhkan resolusi dan kualitas yang tinggi,” tulis tim peneliti Yahoo.
Dalam beberapa kasus, pemindai sidik jari juga tak sepenuhnya aman karena rentan diretas seperti yang belakangan dilaporkan terjadi pada smartphone Samsung Galaxy S5.

ConversionConversion EmoticonEmoticon